Sejarah singkat Kampung Rc. Sepat
Sebelumnya penulis mohon maaf kepada warga dusun ranca sepat dan kepada para kerabat-kerabat tokoh yang tercatat dalam tulisan serta kepada para tokoh masayarakat, agama apabila dalam penulisan sejarah kampung ranca sepat ini terdapat kesalahan atau ada yang kurang
Sebelumnya penulis mohon maaf kepada warga dusun ranca sepat dan kepada para kerabat-kerabat tokoh yang tercatat dalam tulisan serta kepada para tokoh masayarakat, agama apabila dalam penulisan sejarah kampung ranca sepat ini terdapat kesalahan atau ada yang kurang
Dan penulis tidak ada tujuan lain, selain ingin memberikan edukasi
kepada generasai muda sekarang ini yang sudah mulai melupakan akan pentingnya
sebuah sejarah.
Dusun/Kampung Ranca sepat
Dusun ranca sepat atau
lebih dikenal dengan kampung ranca sepat berada di Desa Mulyajaya, Kecamatan
Telukjambe Barat-Karawang, yang terletak di bagian barat Kota Karawang
sekaligus merupakan daerah perbatasan kedua Wilayah antara Kabupaten Karawang
dengan Kabupaten Bekasi yang dipisah oleh kali Cibeet yang mengalir ke daerah
utara Kabupaten Karawang yang bermuara dengan kali Citarum yang datang dari
arah Timur Karawang
Maps:
Kampung Ranca Sepat,
Mulyajaya, Telukjambe Barat-Karawang
Dusun Ranca sepat
mempunyai cerita sejarah tersendiri hal ini dapat kita ketahui dari asal kata Ranca
dan kata Sepat, sehingga menjadi sebuah nama dusun Ranca sepat.
menurut cerita yang berkembang dimasyarakat dan hasil dari penelusuaran,
penulis senganja ingin menggambarkan asal cerita Dusun Ranca sepat.
Menurut cerita yang dari
para tokoh masyarakat bahwa, asal kata Ranca yang mengandung arti Rawa,
sedangkan Kata Sepat berasal dari nama pohon yaitu Pohon Kisepat,
mungkin pembaca bertanya kenapa tidak menggunakan kata Sepat yang berarti Ikan
sepat yang mempunyai erat hubungannya dengan rawa/ranca, menurut cerita yang ada
dimasayarakat saat ini, bahwa di kampung ranca sepat pada saat itu, yang
merupakan daerah rawa-rawa, sedangkan sifat dan karakter pohon kisepat adalah
sejenis pohon yang keras yang biasa tumbuh sendiri (menyediri) tidak campur
tumbuh dengan pohon yang ini atas dasar keanehan itulah pendiri kamuong/lembur
menjadikan pohon tersebut dijadikan nama kampong sehingga terbentuklah sebuah
kampong/lembur ranca sepat.
Ranca yang mengandung
makna (rawa) apabila kita tarik kesimpulan di dalam rawa terdapat berbagai
macam sumber kehidupan yang dapat dimanfaatkan oleh manusia
Mungkin atas dasar
pemikiran tersebut, maka nama ranca sepat dijadikan nama lembur*(bhs
sunda) ranca sepat atau kampung ranca sepat, yang
hingga saat ini rawanya yang terletak berada di sebelah timur selatan dusun
ranca sepat letaknya di samping kantor desa Mulyajaya masih ada walaupun sudah
banyak berubah menjadi sawah namun ciri atau tanda-tanda rawa masih dapat kita
lihat sampai saat ini, sedangkan untuk pohon kisepat saat ini sudah tidak dapat
kita temukan lagi, hingga saat ini penulis masih mencari pohon tersebut untuk
dijadikan simbol atau lambang didaerah tersebut.
Nama kampung ranca sepat
itu sendiri merupakan sebuah nama pemberian dari seorang Aulia Syeh……….* (untuk nama oleh penulis dirahasiahkan) yang dari Bogor pada saat itu beliau sedang
mengembara dan singgah di daerah tersebut sebelum melanjutkan perjalanan
pengembaraan menyebarkan agama Islam kedaerah lainnya.
Nama ranca sepat selain
dijadikan nama kampung juga dijadikan nama sekolah dasar (SDN Ranca Sepat) yang
terletak di daerah Rancapaku Desa Mekarmulya, Telukjambe Barat-Karawang yang
menurut cerita masih ada erat kaitan dengan kampung ranca sepat.
Kehidupan masyarakat ranca
sepat pada saat itu dengan bertani dan bercocok tanam karena daerah tersebut
merupakan daerah subur akan kekayaan alam mulai dari petani, dan bercocok tanam,
ada juga yang bermata pencaharian dari kali Cibeet sebagai penambang pasir.
Dikampung ranca sepat
terdapat sebuah makam yang dipercaya masih mengandung mistis yang sangat kental
tidak jarang, banyak orang yang datang untuk berjiarah ke makam embah penghulu
ada yang hanya sekedar untuk mendoakan dan tak jarang pula orang yang datang
untuk meminta berkah dan karomah, baik itu masyarakat dusun ranca sepat atau masyarakat desa
mulyajaya dan sekitarnya tetapi ada juga yang datang dari luar daerah.
Menurut cerita yang berkembang
di masyarakat saat ini bahwa makam tersebut adalah makam seorang ulama besar
yang berasal dari daerah Cirebon Syech…….(nama dirahasiahkan) yang datang untuk meneruskan penyebaran agama
Islam dari ulama sebelumnya (red), makam tersebut adalah makam/karamat (bhs sunda) Mbah Penghulu* begitulah orang menyebutnya, mulai dari situlah
masyarakat kampung ranca sepat lebih mengenal dekat tentang ajaran Islam.
Sedangkan julukan/gelar/panggilan Mbah Penghulu melekat pada ulama besar ini
(syaech….) dikarenakan dialah yang sering melakukan ijab qabul pernikanan atas
masyarakat ranca sepat yang pada saat itu masayarakat belum memahami benar
tentang istilah perkawinan dalam agama islam dan masih terpaku kepada adat perkawinan
buhun yang mereka percayai yang merupakan warisan secara turun-temurun dari
leluhur mereka, yang menurut cerita masyarakat bahwa asal muasal orang ranca
sepat dari Solo (mohon dikoreksi), dan kapan kampung ranca sepat berdiri (ada)
penulis masih mencari sumber. Sebagai gambaran bahwa menurut sumber, ranca
sepat berdiri sebelum penjahan belanda di Indonesia.
Atas kebenaran tulisan
ini,
Wallaahu a'lam bishshowab
To be continue…….
Note: Jika pembaca ada informasi tentang pohon/Kayu Kisepat mohon dapat menginformasikannya kepada penulis melalui blog ini atau email: bpdmulyajaya@gmail.com
Tidak mengurangi rasa
hormat, penulis terbuka untuk saran dan masukan agar penulisan sejarah kampung
ranca sepat ini dapat terselesaikan dengan baik
BPD
Desa Mulyajaya, Telukjambe Barat-Karawang

The Best Slots | Casino Roll
BalasHapusThe best slots at Casino https://deccasino.com/review/merit-casino/ Roll. casino-roll.com If you love table 바카라 사이트 games, to play blackjack, you have to bet twice for the deccasino dealer to win. The poormansguidetocasinogambling.com dealer must